MUSIM CEPAT BERLALU


Malam Nampak tersenyum cerah. Rembulan indah memancarkan sinar menerangi alam semesta. Namaun tak setiap malam bulan bisa tertawa lepas. Perlu usaha keras tuk membangun dirinya agar benar-benar bulat utuh.

Berkata bijak, indah dan penuh untaian kata-kata mutiara sangat mudah. Namun menjalankan apa yang terucap seperti menahan deburan ombak agar tak menyentuh bibir pantai. Bicaralah sebanyak yang bisa kamu lakukan. Merupakan nasehat bijak yang patut kita kaji dan renungkan.

Berbuat baik, seperti mendaki puncak gunung yang teramat tinggi. Jurang, ngarai dan batu besar menghadang. Salah sedikit melangkah dan berpijak akan terhempas keras kebawah. Luka yg dalam membawa hati dan pikiran untuk mawas diri. Berusaha tuk mencari pijakan dan langkah yang benar. Untuk memulai kembali pendakian yang belum usai. Jatuh kembali pada tempat yang sama meruapakan bencana. Baca lebih lanjut

Iklan
Diposkan pada MENCARI TUHAN | Komentar Dinonaktifkan pada MUSIM CEPAT BERLALU

NASEHAT SAUM SANG BAGAWAN


Sang Bagawan   : Wahai muridku apa yang hendak kau tanyakan?

Murid                    : Ya Sang Bagawan, Apa yang harus dipersiapkan menjelang puasa romadhlon?

Sang Bagawan   : Hakekatnya tidak ada yang perlu dipersiapkan?

Murid                    : Mengapa bisa begitu ya Bagawan?

Sang Bagawan   : Puasa adalah menahan rasa lapar dan haus, merasakan bagaimana orang miskin susah dalam mencari makan. Orang miskin tidak pernah menyiapkan apa yg mau dimakan untuk esok hari. Begitulah kita saat berpuasa, tidak perlu disiapkan makan yang diada-adakan.  Makanlah untuk berbuka dan sahur dengan makanan yang kita makan setiap hari.

Murid                    : Apakah boleh kita bersiap menjelang bulan puasa tiba?

Sang Bagawan   : Muridku, bulan puasa sebenarnya adalah ujian bagi umat manusia atas hidupnya pada 11 bulan sebelum romadhlon tiba. Jadi seharusnya kita sudah menyiapkan pada 11 bulan sebelumnya. Jika lulus ia akan menjadi manusia  yang lebih mulia. Namun jika gagal  akan kembali pada kehidupan sebelum romadhlon.

Muridku               : Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah, Apa maksudnya ya bagawan?

Sang Bagawan   : Banyak berkah dibulan romadhlon, bulan yang sangat baik untuk meminta kepada Sang Maha Pencipta. Mintalah dengan sungguh-sungguh pada-Nya. Insya Allah akan terkabul. Maka jangan kausia-siakan bulan romadhlon hanya dengan menahan haus dan lapar saja.

Murid                    : Saat bulan romadhlon kita diwajibkan untuk menahan hawa nafsu, bagaimana caranya , Ya Bagawan ?

Sang Bagawan   : Tutuplah panca inderamu dari hal-hal buruk. Lambatkan suaramu dan perbesar sabarmu.

Murid                    : Kalau begitu, apakah kita harus selalu mengurung diri dirumah dan di masjid?

Sang Bagawan   : Tidak muridku, Tuhan tidak pernah menyuruh seperti itu. Betebaranlah kamu dimuka bumi dan carilah hakmu serta jalankanlah kewajibanmu sebagai umat manusia. Semakin banyak tantangan yg kamu hadapi namun kamu tetap kuat dan sabar, akan meningkatkan kualitas hidup dan ke imananmu .

Murid                    : Bagaimanakah kita melatih kesabaran, Ya Bagawan?

Sang Bagawan   : Meningkatkan kesadaran akan hakikat kita sebagai umat manusia. Kita hidup karena izin dan kuasa dari sang pencipta. Terimalah apa yang diberi dan jauhi apa yang dilarang. Hidup adalah ujian, dan sang pencipta berjanji bahwa ujian yang diberikan kepada tidak akan melebihi batas dari kemampuan kita. Jadi bersabarlah jika ujian datang. Dan selalu nyakin bahwa ujian itu pasti bias dilewati.

Murid                    : Jadi apa sebenarnya yang harus kita lakukan menjelang bulan Puasa ?

Sang Bagawan   : Bersihkan hati dan pikiranmu. Bulan puasa adalah bulan yang suci dan penuh ampunan. Cahaya Tuhan akan memenuhi langit dan bumi siang dan malam dengan Nur yang terang penuh Rahmat. Hanya dengan Hati dan pikiran yang bersih, kamu bisa melihat dan menangkap Nur Illahi tersebut.

Murid                    : Jadi inti  dalam menjalankan puasa dibulan ramadhon  itu apa, Ya Bagawan?

Sang Bagawan   : Bulan puasa adalah ujian bagi orang-orang yang beriman. Merasakan bagaimana kehidupan orang-orang miskin, sehingga bagi yang berkecukupan jangan pernah menyia-yiakan amanat rejeki yg diterima, salurkan sebagian pada yg membutuhkan dengan hati yg ikhlas. Bersihkan hati dan pikiranmu tuk menangkap nikmat tuhan yang berlimpah dibulan puasa. Tingkatkan selalu kesabaranmu sebagaima orang-orang miskin sabar menanti apa yang mau dimakan, sebagaimana bulan dan matahari terbit, tak pernah terburu-buru walau banyak orang perlu padanya. Tuhan selalu menolong orang2 yang sabar dan ihklas dalam menjalani hidup di dunia ini.

Murid                    : Terimakasih Bagawan, murid akan berusaha memahaminya..

 

BAIT-BAIT KECIL


Berawal dari tiada, ada dan kembali tiada

Yang ada akan pergi, yang tiada akan kembali

Pergi tak pernah kembali, datang silih berganti

Sang waktu berjalan tiada henti

Hidup seperti sebuah mimpi, kenyataan terkadang jauh dari harapan hati

Sunyi, sepi tenggelam, hanyut dalam kekosongan

Yang tersisa hanyalah perasaan penuh hampa

Siang serasa temaram, malam gelap gulita

Perjalanan tak kunjung usai, tujuan tak pernah ada kepastian

Ada dan tiada menjadi banyang-bayang kehidupan

Hidup hanyalah seperti sebuah permainan

Yang menang gembira, kalah penuh duka

Ada yang kuasa, banyak pula yang nestapa

Kala sebuah cinta indah bersemi, Hidup terasa penuh arti

Namun alam terus berputar, musim terus berganti

Perjalanan cinta tak pernah abadi

Pagi bersemi berselimut pelangi, sore usai

Datang tak mengenal waktu , pergi tak pernah permisi,

Andai dan terus berandai, cinta itu tak pernah pergi

Hidup tak perlu mati

Benarkah hidup akan bahagia………..

DOSA-DOSA TERTUMPUK


Ya robbi,

Betapa besar cinta kasihmu, betapa besar murkamu melihat perjalanan hidupku.  Deretan dosa terus terjalin hari demi hari, tahun demi tahun…entah sudah berapa besar dosa yang telah kutumpuk, namun Engkau tak pernah menjatuhkan azab padaku.

Engkau maha pemurah, terlalu  banyak nikmat yang telah kuterima. Rejeki mengalir seperti deburan ombak dipantai, susul menyusul engkau berikan. Namun tak sedetikkpun engkau menghentikannya

Engkau Maha Pemberi, banyak sudah kuminta darimu, dan sebanyak itu pula engkau mengabulkannya

Ya Tuhanku,

Tiada henti Engkau melihatku, namun kusering berpaling darimu. Namamu tak pernah diam, keras mengalun memanggil setiap manusia tuk bersujud padamu. Namun berat terasa kaki melangkah menghadapmu.

Hembusan nafas dan langkah kaki hamba penuh dengan dosa-dosa. Satu langkah hamba, satu dosa tercipta. Telah ribuan bahkan jutaan kaki hamba melangkah. Kutak sanggup  menghitung betapa besar dosa yang  hamba buat.

Ya Allah kasihmu begitu tulus dan Ikhlas. Tapi sudah tak terhitung kata celaan yang keluar dari hamba untukmu. Kata keji untuk-Mu, meluncur deras tak terbendung seiap kali mulut hamba terbuka.

Ya Tuhanku,

Semua nikmat dan Kasih sayang-MU telah kuterima seiring dengan ribuan bahkan laksaan dosa yang telah kuperbuat. Betapa besar maluku kepada-Mu ya tuhanku. Rasanya kutak sanggup menghadap-Mu. Terbayang sudah gelora api yang tak pernah padam dan ribuan kali panasnya dari api yang ada didunia menunggu kehadiranku. Panas tak terkira, cambukan dan pukulan penjaga bara api abadi terdengar keras menyayat hati. Lolongan dan rintihan pilu sahut menyahut tiada henti sebagai hiasan dari neraka-Mu.

Ya Illahi, ku tahu aku tidak mungkin masuk kesurga-Mu, namun hamba tidak sanggup tinggal di neraka-Mu.

Wahai penguasa seluruh alam semesta,

Masikkah ada setitik ampunan dan pintu maaf untukku. Walau ku tahu Engkau maha Pengampun. Namun kutak sanggup lagi meminta ampunan darimu, tak terbilang sudah ku mohon pintu maafmu, namun esok hari dosa kembali terbuat.

Ya Allah Engkau Maha Petunjuk,

Berikanlah sedikit petunjuk-Mu, terasa bagiki kini berjalan digelap malam, tiada bulan dan bintang. Kutak tahu kemana arah jalan yg harus kulalui. Bukakanlah mata dan hatiku, Ya Allah tunjukkan kemana kaki ini harus melangkah. Hamba tak tahu, berapa lagi sisa umur hamba. Disisa umur hamba ini, tiada lagi pinta dariku Ya Allah, hanyalah petunjuk dan  ridlho darimu agar ku bisa melihat setitik cahaya terang darimu.

Amien………

TIP MERAIH IMPIAN HIDUP


Hidup terkadang tidak mudah. Kecewa dan putus asa bisa saja terjadi ditengah jalan. Apa yang  diharapkan tak kunjung didapat, namun masalah baru sudah datang kembali. Rasa putus asa dan kecewa yang menumpuk terlalu lama akan minumbulkan rasa frustasi atau stres. Sehingga banyak orang bertindak secara irasional untuk menghilangkan stressnya. Alih-alih masalah terselesaikan, malah terkadang menimbulkan masalah baru. Perlu sikap dan tindakan yang benar sebelum masalah yang kita alami menimbulkan rasa frustasi yang berkepanjangan. Sikap itu antara lain : Baca lebih lanjut

MENCARI JALAN KESEMPURNAAN II


Alangkah indahnya jika kita bisa meraih sebuah kesempurnaan, seperti seorang pengemis mendapatkan sedekah, seperti  seeorang kekasih yang mendapat cinta sepenuhnya dari orang yang dikasihinya.

Sempurna artinya tidak ada kesalahan (zero error), Dalam menjalani hidup bisakah kita mencapai kesempurnaan? Bisakah kita tidak pernah salah dalam kehidupan ini? Jawabannya tentu tidak, karena Sempurna adalah milik Sang Maha Sempurna, Tuhan yang menciptakan kita semua. Seorang anak kecil menggambar sebuah lingkaran dan mengulang-ulang terus sampai puluhan kali. Untuk apa ia mengulang-ulang hanya untuk sebuah gambar? Baca lebih lanjut

MEMELIHARA KESEDIHAN


Kesedihan timbul karena duka, dan duka terlahir karena harapan tidak tercapai. Banyak orang bersedih karena diputus cintanya dari sang kekasih. Ada juga orang yang bersedih karena berharap suatu jabatan dikantor teryata diambil orang lain. Orang juga sangat bersedih saat orang yang dikasihinya (ortu atau saudara) meninggalkan dunia ini.

Kesedihan kadang hinggap bebeapa hari namun ada juga sampai waktu yang cukup lama belum hilang juga. Saat berjalan dan dinya orang “Mengapa kamu bersedih ?” maka ia akan menjawab dengan wajah yang murung dan suara yang pelan karena saya….dan saya…. Baca lebih lanjut