JOBSHEET ELEKTRONIKA DASAR


PRINSIP KERJA TRANSISTOR 

A. Tujuan Praktek

  1. Menentukan kaki-kaki transistor dengan benar.
  2. Menyebutkan prinsip kerja transistor dengan benar.
  3. Mengukur besarnya arus pada kaki-kaki transistor.

 

B.  Teori Pendukung

      Transistor merupakan komponen elektronika yang bahan bakunya dari semikonduktor. Komponen ini mempunyai 3 buah kaki yaitu; basis (B), Kolektor (K), dan emitor (E). Fungsi utama transistor adalah sebagai penguat. Transistor ada 2 jenis yatu NPN dan PNP. Dalam memasang transistor dalam rangkaian perlu diketahui terlebih dulu kaki-kakinya. Karena kesalahan dalam menentukan kakinya, akan berakibat kerusakanPenguat yang mengguakan transistor dibagi menjadi 

       

 

Gambar titik kerja transistor

        a)             Kelas A

        b)             Kelas B

        c)             Kelas C

       d)             Kelas D

 

  1. Buku Modul Elektronika Dasar, Depag RI.
  2. Basic Electronic Manual Exsperiment, PT Labtech

 

C.  Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan.

  1. Power supply DC 0-30 V.
  2. Multimeter, Ampermeter 0-10A(bisa diganti dengan Multimeter yang mempunyai ukuran yang sama),
  3. Resistor ; 560 (1 bh), 8,2 K , 18 K ½ w.
  4. Semiconductor ; 2N3904,  atau sejenisnya.
  5. Potensiometer 5.000 W 2W, Saklar SPST 2 bh.

 

D.  Langkah Kerja

1.      Hubungkan rangkaian seperti pada gambar 1.



2.      Jika rangkaian sudah benar dan diperiksa oleh guru, hubungkan rangkaian ke sumber tegangan, Close S1  . Atur Vcc pada tegangan 10 Volt. Atur VBB pada 1 volt. Ukur besarnya arus IB dan IC, masukan hasilnya pada tabel 1.

Tabel.1


3.      Seuai langkah no. 2 diatas ukur besanya IB dan IC untuk besaran VBB seperti pada Tabel.1, masukkan hasilnya pada tabel 1.

4.      Matikkan sumber tegangan, ganti transistor dengan jenis PNP seperti pada gambar 2.

5.      Setelah selesai hidupkan sumber tegangan, atur tegangan VBB pada 1 V dan VCC pada tegangan 10 V, ukur besarnya arus yang mengalir pada Ic dan Ib, masukkan hasilnya pada tabel.2

Tabel.2.



 

 

          6.      Seperti pada langkah no.5 diatas, lakukan pengukur arus IC 

               dan  Ib     dengan variasi tegangan VBB seperti pada tabel 2.

7.      Setelah selesai matikan sumber tegangan, kembalikan peralatan ketempat semula ! Jawab pertanyaan!

Gambar .2.


 

F.  Pertanyaan dan Tugas

  1. Dari hasil pengukuran pada tabel 1 dan 2 , gambar vektor diagram Ib versus IC !