CARA MENENTUKKAN KAKI TRANSISTOR


Transistor memiliki tiga buah kaki, yaitu Basis, Colector dan Emiter. Ketiga kaki tersebut dapat ditentukan menggunakan Ohmmeter/Multimeter.

A. Mencari Kaki Basis

  1. Atur multimeter pada pengukuran ohmmeter X100 atau X10
  2. Lakukan pengukuran seperti gambar dibawah ini.

a. Gbr fisik                                                           b. Gbr Analogi-nya

Gambar 1. Cara menentukan kaki basis transistor

Perhatikan penunjukkan pergerakan jarum. Apabila jarum bergerak ke kanan dengan posisi probe yang satu tetap pada kaki 1 dan probe lainnya pada kaki 2 dan kaki 3 berarti kaki 1 adalah Basis transistor. Jika probe positif yang berada pada kaki 1 berarti transistor tersebut berjenis PNP, sebaliknya jika probe negatif berada pada kaki 1 berarti transistor tersebut berjenis NPN

B. Mencari Kaki Colector  dan Emitter

Atur multimeter pada skala X 1K atau X 10K

•     Misal: transistor berjenis NPN

•      Lakukan pengukuran seperti gambar dibawah ini.

Gbr.2a


•    Perhatikan penunjukkan jarum, apabila jarum bergerak ke kanan maka kaki 2 (pada probe positif) adalah emitter dan kaki 3 (pada posisi probe negatif) adalah Colector (Gbr 2a dan 2b). Atau Jika dipasang kebalikkannya (probe positif pada kaki 3 dan probe negatif pada kaki 2) dan jarum tidak bergerak, maka kaki 3 adalah emitter dan kaki 2 adalah Colector (Gbr 2c). Untuk transistor jenis PNP dapat dilakukan seperti dibawah ini (gambar 3) dan hasilnya kebalikan dari transistor jenis NPN (Gbr 3a dan 3b).

About these ads

9 responses to “CARA MENENTUKKAN KAKI TRANSISTOR

    • Emang sempat timbul keraguan saat mau upload, takut kl salah n nyesaatkan orang terutama anak-anak murim saya. tapi setelah beberapa kali pengujian jadi lumayan nyakin. Soalnya walau probe + (positif), sejatinya dalemannya multimeter negatif). Bisa dicek dengan mengukur nilai penguatnya (hfe) pada multimeter yg ada terminal 3 kaki untuk transistor. Karena kl salah jenisnya hfe-nya ndk muncul. Atau bisa dites menggunakan rangkaian sederhana spt : transistor sebagai saklar. Atau bisa dicek di data sheets transistor. Terima kasih atas sarannya, ditunggu komentar berikutnya biar sama-sama lebih nyakin.

    • begini, kalau pakai multimeter analog yang pakai jarum, kutub positif terhubung dengan kutub negatif baterai, dan sebaliknya. jika kaki 1 kutub posiitif dan kaki 2 dan 3 dihub kan kutub negatif dan jarum bergerak maka kaki 1 basis dan jenis PNP, dan sebaliknya. tetapi kalu pakai multimeter digital itu sebaliknya kutub positif yang terhubung kutub positif baterai

  1. mungkin utk mencari kaki emitor dan colektor bisa di koreksi kembali karena kalau transistor yg baik kaki emitor dan colektor tidak akan terhubung. jusutru kalau ada hubungan transistor itu sudah rusak. utk mencari basis sudah benar dan menentukan jenis transistro juga sudah bener.

    • Terima kasih atas saran dan koreksinya, secara praktek dalam pengukuran Colector dan emitor ada pergerakkan jarum walau hanya sedikit sekali, mungkin dalam Mega ohm…Kritik dan sarannya saya tunggu kembali n salam kenal.

      • Bisa jalan mas asal basis diberikan inputan kalau PNP, probe merah sambung ke basis, menggunakan jari, kalo NPN probe negatif yang dihbungkan ke basis. trims, suai dengan bias Transistor PNP ( Basis (-), Colector (-) Emitor (+)), NPN (Basis (+), Colector (+) Emitor (-))

    • Terima kasih LINK-nya, saya saja kadang bingung mau mencari komponen, karena dikota saya belum tentu ada..dan smoga berguna bagi kawan-kawan yang memerlukan..Thanks juga atas kunjungannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s