TIADA HARI ESOK


Demi masa, waktu terus berjalan tiada henti. Detik yang sudah berlalu tidak bisa di ulang kembali. Perjalanan waktu semakin mendekatkan diri pada saat kematian. Apakah kamu sudah mempersiapkan hidup sesudah mati?? Apakah yg sudah kita lakukan bertambah baik hari demi hari??

Bertafakur dan melihat kedalam diri sendri , adalah salah satu jalan untuk menjawab bertanyaan itu. Kematian datang  tanpa pemberitahuan dan tidak disangka-sangka. Terkadang menurut akal pemikiran kita, belum waktunya ajal menjemput, namun maut telah sampai. Berencana tobat dimasa tua, waktu berkehendak lain.

Apakah dalam perenungan yang kita lakukan sudah terjawab?. Siapa diri kita, Apa yang telah kita lakukan selama ini sudah benar? Jika jawbannya adalah belum, segeralah berbenah. Waktu berjalan seperti jantung kita berdetak yang tiada henti. Berhenti berarti kematian. Kita tidak tahu kapan masanya detak-an itu terhenti. Kesempatan jarang terulang dua kali. Selagi kesempatan datang, manfaatkan semaksilmal mungkin. Kita tidak tahu apalah esok masih bisa melihat terbutnya matahari. Berbuatlah kebaikan dijalan Allah sebanyak-banyaknya hari ini seolah besok tiada hari lagi. Kebaikan yang dilandasi cinta kepada Allah akan membawa kedamaian dan ketenangan dalam hidup. Bukalah pintu maaf seluas-luasnya,  maka kasih sayang allah akan melimpah kedalam diri kita. Amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s